Oleh: pejuangpos | Juni 24, 2012

SUPER TRAP


Jika pernah menonton satu acara TV di Trans TV maka acara SUPER TRAP tidak akan asing lagi. Acara TV  yang boleh katakan jail tetapi menghibur ini cukup banyak juga penontonya. Bayangkan saja bagaimana tidak Jail, jalan yang mulus harus di gali dan dipasang penutup menggunaka bahan dari gabus sehingga dapat dibayangkan seorang pengendara sepeda tiba tiba saja yang lewat jalan itu tanpa sadar masuk dalam kubangan buatan. Selain usil dan jail tayangan super trap juga membuat jantung seorang korbanya berdetak kencang karena tahu mobil yang dipakirnya hilang dan lokasi parkir tadi sudah berubah bentuk menjadi counter burger.

Kerja tim super trap sungguh luar biasa, koordinasi yang matang dan yang terpenting si “korban” rela dikerjain dan hebatnya lagi korban merasa bangga bisa ikut acara itu.

Tapi untuk sekelas institusi yang bernama SPPI jangan coba coba membuat ”  TRAP” atau PERANGKAP  bagi anggotanya untuk AKSI DAMAI tanggal 28 Juni 2012 yang akan datang.

Untuk menjelaskan apa maksud TRAP atau PERANGKAP tadi mari kita perhatikan ajakan SPPI yang disampaikan melalui surat yang disebarluaskan melalui email. Berikut cuplikannya

Perhatikan pasal-pasal yang digunakan oleh SPPI untuk mengajak anggotanya untuk melakukan aksi damai tanggal 28 Juni 2012.Hampir semua pasal yang ditunjuk “seolah-olah” mendukung aksi damai secara hukum. Pasal 137 berbunyi : ” mogok kerja sebagai hak dasar pekerja/buruh dan serikat pekerja/bserikat buruh dilakukan secara sah, tertib, dan damai sebagai akibat gagalnya perundingan”.

Padahal MOGOK KERJA yang diberi nama lain AKSI DAMAI masih ada aturan lain yang mengatur tata cara melakukannya  yaitu  di pasal 139 UU No 13 tahun 2003 seperti tertulis berikut ini.

Dari pasal 139 dan penjelasannya sudah sangat jelas aturan mogok kerja itu, yang boleh mengikuti mogok kerjapun hanya pegawai yang TIDAK SEDANG MENJALANKAN TUGAS, itu artinya  semua pegawai yang sedang menjalankan tugas DILARANG oleh Undang Undang untuk melakukan mogok kerja.

Penjelasan tentang siapa yang boleh mogok kerja ini lah yang harusnya disosialisasikan oleh SPPI secara lebih jelas agar menjadi TRAP  atau jebakan bagi peserta.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: